JAKARTA - Budayawan Radhar Panca Dahana menilai, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak punya ide untuk menerapkan arti Pancasila yang dinilai banyak kalangan bermasalah saat ini. Menurutnya, Pancasila sudah bermasalah sejak dilahirkannya. Radhar menilai, tidak hanya masyarakat yang bingung dengan makna Pancasila, perumusnya pun bingung.
"Bukan pada masa reformasi saja, tetapi pada masa Soeharto juga terjadi masalah, jaman Soekarno pun Pacasila terjadi kesulitan. Bisa dikatakan, sejak Pancasila lahir, Soekarno bingung menerapkan sila-sila yang dibuat sama teman-temannya itu sendiri," ujar Radhar dalam diskusi bertajuk Pancasila di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/6).
Presiden SBY sendiri, lanjutnya, selalu berbicara dalam tataran normatif ketika menyinggung soal Pancasila. "Jwabanya selalu normatif. Jawabannya gak ada, dia (Presiden SBY, red) gak punya ide," kata Radhar
Menurut Radhar, sebenarnya Pancasila itu tidak bisa dijadikan panduan hidup di negeri ini karena belum mampu dijabarkan menjadi pegangan bangsa Indonesia.
"Bukan perumusan masalahnya. Aplikasi itu yang masalahnya, kita hidup hanya memandang slogan. Apakah kita tahu arti setiap sila dalam Pancasila?. Kita yang harus menjawabya," ujarnya.
Hal senada juga dikatakan perwakilan aktivis muda, Melki Lakalena. Menurutnya, sejak Pancasila lahir itu, prokontra sudah terjadi. Namun diakui, secara tidak langsung Pancasila bisa membuat persatuan di negeri ini.
"Tanpa Pancasila itu kita sudah pecah, Pancasila menyelesaikan agama. Siapapun pemimpim masyarakat, ketika melupakan Pancasila maka terjadi masalah," katanya.